Hai, aku cinta. Kalian
mengenalku? Pasti! Aku selalu datang disaat hati dan mata kalian sedang
ditinggalli oleh bahagia. Tapi apa kalian tau bahwa aku sangat membenci
bahagia? Kenapa? Karena mereka selalu menyamakanku dengan dia. Apa
hebatnya dia? Selalu membuat kalian tertawa? Aku juga mampu membuat
kalian tertawa. Dan satu hal lagi, aku tak suka berbagi tempat dengan
dia. Dia memakan lebih banyak tempat daripada dua sahabatku yang selalu
kuajak bergabung disaat aku datang mengunjungi seseorang. Iya, aku lebih
menyukai si kembar marah dan benci daripada bahagia. Selain mereka mau
menggantikanku disaat aku pergi dari seseorang, mereka juga lebih suka
tinggal bersama-sama denganku. Karena sebagian orang lebih suka
mencintai walau dia membenci dan marah kepada seseorang. Sedangkan
bahagia? Orang-orang lebih suka mementingkan bahagia daripada mencintai.
Pasti kalian pernah berpikir "Lebih baik aku tak lagi mencintainya
daripada dia tak bahagia" Omong kosong seperti apa itu? Kenapa kalian
berpikir bisa hidup tanpa aku? Tanpa cinta? Naif. Itu sebabnya aku lebih
menyukai si kembar marah dan benci. Dan kalian pasti lebih tau kan
mereka bermusuhan sejak dulu. Bahagia tak akan mau berjumpa dengan marah
dan benci. Dia akan selalu pergi disaat aku mengundang dua sahabat
terbaikku itu. Iya, aku memang agak sedikit berbeda dengan kakakku
kasih. Aku lebih sedikit egois daripada kakakku, dan sayangnya dia
sangat menyukai bahagia. Mereka mau tinggal bersama dalam waktu yang
lama. Lihatlah betapa menjijikkannya itu. Mereka mampu terus
bersama-sama hingga akhirnya menyingkirkan kami. Lihat siapa yang
datang, si kembar terbaikku, marah dan benci. Biarkan mereka
memperkenalkan diri dengan kalian.
Kami si kembar marah
dan benci, apa yang diceritakan oleh perasaan yang menganggap kami
sahabatnya itu pada kalian? Ayolah, kalian pasti tak mempercayai dia
sepenuhnya kan? Apa yang dikatakannya tak selamanya benar. Dia seperti
pedagang di pasar. Dia selalu beranggapan dirinyalah yang terbaik. Dia
hanya penipu ulung, bahkan lebih dari itu. Dia seorang penghancur yang
luar biasa. Dia sering mendatangi kalian sambil bersembunyi dibalik si
menjijikan bahagia itu kan? Seakan-akan dia adalah si bahagia itu
sendiri. Tai kucing. Dia adalah penghancur paling hebat diantara kami
semua. Dia berpikir semesta mendewakan dia? Hahaha, betapa bodohnya
kalian kalau kalian berpikir dialah yang terbaik. Pasti kalian berpikir
kami sangat tidak menyukainya kan? Sesungguhnya kami sangat-sangat
membencinya. Apakah kalian tau sebusuk apa dia? Dia datang dibalik si
bahagia, setelah tinggal beberapa lama dengan si bahagia dia akan
mengusir si bahagia secara perlahan. Kalian tau dengan cara apa? Dia
memanggil kami ikut dengan dia, sedangkan semua orang tau kami dan
bahagia adalah musuh abadi. Bahkan sebelum kalian ada di muka bumi ini.
Sesaat setelah kami datang, bahagia akan pergi. Lalu? Kami bertiga akan
tinggal bersama. Bisa kalian bayangkan seberapa liciknya dia? Tunggu
dulu, tak hanya sampai disitu, cinta akan tinggal dengan seseorang cukup
lama hingga dia bosan. Iya, hingga dia BOSAN. Lalu? Kami ditinggalkan
tinggal berdua. Membiarkan kalian hidup dengan kami berdua. Apa kalian
mau tinggal dengan perasaan yang begitu picik? Kalian pun pasti berpikir
kenapa kami tetap mau datang setiap dia memanggil kami kan? Alasannya
adalah disaat kami ditinggalkannya berdua, disaat kami mulai
menghancurkan seseorang, kakaknya akan datang. Dan hal yang paling kami
tak suka adalah disaat kakaknya (kasih) datang, dia selalu datang dengan
si bahagia. Ah, si menjijikkan itu. Saat kami melihat mereka datang
dari jauh kami akan segera membereskan barang kami dan pergi jauh.
Menunggu panggilan dari si cinta itu. Sial! Baru kami menceritakannya,
mereka datang. Bangsat! Sebaiknya kami bergegas sebelum kami bertemu
dengan mereka. Selamat tinggal!
Sepertinya aku melihat
si kembar sedang berjalan pergi. Dan seperti biasa, mereka hanya berdua
ditinggalkan adikku, cinta. Sungguh kasihan mereka, selalu ditinggalkan
saat cinta sudah bosan tinggal di suatu tempat, membiarkan mereka
menghancurkan hidup seseorang. Oh, maafkan aku atas kelancanganku karena
tak memperkenalkan diriku terlebih dahulu. Perkenalkan, aku kasih.
Kakak dari cinta. Kalian pasti berpikir aku dan cinta kembar bukan?
Karena kemiripan kami yang seperti pinang di belah dua? Hahaha, tak apa,
aku tak keberatan kalian menganggap kami kembar. Tapi maaf, kami tak
kembar. Dia adikku yang paling kecil dan kalian pasti tau bagaimana
sifatnya bukan? Dia sedikit egois karena terlalu dimanja dahulu. Dia
juga pembosan dan seringkali ceroboh. Aku tau banyak diantara kalian
telah hancur oleh karenanya, bahkan tak sedikit dari kalian menjadi
seperti dia disaat dia bersama kalian bukan? Egois dan ceroboh. Ditambah
lagi jika si kembar marah dan benci juga bersama dengan kalian. Maaf
jika sering kali dia dan teman-temannya mengahncurkan kalian. Tapi
bukankah itu tugas seorang kakak? Memperbaiki kesalahan yang dibuat
adiknya. Tapi aku mohon jangan pernah menolaknya jika dia datang. Karena
selain dia adikku dia juga selalu datang bersama sahabat baikku,
bahagia. Iya, dia yang sedang berjalan bersamaku saat ini. Bahagia juga
sering mengeluhkan kelakuan adikku. Untungnya sahabatku bahagia memiliki
sifat yang sama. Sifat pemaaf. Iya, disaat kalian hidup dalam kasih dan
dalam berbahagia kalian akan jadi seorang pemaaf bukan? Itu hanyalah
salah satu cara kami memperbaiki kehancuran kalian yang diperbuat adikku
dan teman-temannya. Jangan pernah ragu untuk menerima adikku, karena
terkadang kami juga mau berrjalan bersama. Apakah kalian tau disaat kami
berjalan bersama apa yang bisa kami perbuat? Coba kalian bayangkan
disaat kami (cinta dan kasih) hidup bersama kalian. Tak hanya bahagia,
dua saudara kembarnya, damai dan sukacita pun pasti akan datang. Tapi
sepertinya damai dan sukacita tak bisa datang hari ini. Mereka sedang
berada jauh dari kami. Mereka memiliki tugas lain disana. Sudahlah,
jangan menceritakan mereka karena aku juga merindukan mereka. Sudah lama
kami tak bertemu. Mungkin kelak disaat aku dan adikku berjalan bersama
lagi mereka akan datang dan duduk bersama lagi dengan mereka. Hahaha.
Maaf aku berbicara agak banyak sekarang. Sebaiknya biarkan sahabat
terbaikku ini yang berbicara sebelum kami sampai ditempa tujuan kami.
Aku bahagia, kalian
pasti mengenalku, bahkan tak sedikit dari kalian yang ingin tinggal
selamanya denganku. Benar? Tapi maaf aku bukan tipe yang suka
berlama-lama tinggal di satu tempat. Kau tau karena apa? Aku sering
datang bersama cinta. Tapi sayang banyak orang melupakan cinta datang
bersama siapa. Disaat kalian telah melupakan bahwa cinta datang
bersamaku perlahan-lahan aku akan tersingkir dan kalian tau disaat aku
tersingkir apa yang akan cinta perbuat? Mereka akan memanggil si kembar
marah dan benci. Dan akhirnya? Aku akan pergi meninggalkan kalian,
mencari kakaknya kasih dan memberitahukan perbuatan adiknya. Aku tak
masalah apa yang diperbuat cinta, marah, dan benci pada seseorang. Aku
akan selalu memaafkan mereka. Karena selalu itu yang diajarkan kasih
kepadaku. Maaf. Ada satu hal juga yang membuatku sering pergi
meninggalkan seseorang. Banyak yang tidak menyadari aku sedang bersama
dengan mereka. Mereka tak menyadari bahwa aku sangat gampang ditemui.
Apa mereka yang terlalu sibuk mencari? Itu adalah hal terbodoh yang
pernah kulihat. Buat apa kalian mencari apa yang sudah kalian memiliki?
Tapi biarlah, aku hanya mengingatkan bahwa disaat kalian mencariku
kalian tau dimana kalian akan menemukanku. Disaat kalian mulai
digerogoti benci dan marah, aku dan kasih akan datang menemui kalian.
Aku akan datang bersama kasih untuk membantu kalian membangun kembali
apa yang telah mereka hancurkan. Kami, cinta dan kasih akan selalu
datang untuk kalian. DAtang untuk memaafkan, menunggu sang cinta sadar
bahwa dia salah dan kelak akan tinggal bersama kami. Biar kami, cinta,
kasih, dan bahagia tinggal bersama kalian. Mengundang dua saudar kembar
damai dan sukacita datang. Dan melenyapkan marah dan benci dari sini.
Karena kalian harus tau:
"Bahagia
itu sederhana, disaat kalian menerima kasih di dalam kalian, disaat
kalian tak menyalahgunakan cinta. Bahagia akan ada disana. Bahagia akan
tinggal di dalam kalian"
The End
Tidak ada komentar:
Posting Komentar