Kamis, 18 Agustus 2016

Aku Hilang Tanpamu

Seharusnya mereka bikin satu kata yang baru
   yang benar-benar bisa ngejelasin apa yang aku rasain ini
   satu kata diatas kata "sayang"
   diatas kata cinta
   satu kata yang artinya lebih
   dari semua kata yang pernah ada
   karena kata cinta
   ga cukup mewakili apa yang aku rasain sekarang!
   terlalu berat buat manusia biasa
   untuk bisa mengerti dan menjalani CINTA
   tapi yang pasti 
   perkawinan dengan cinta akan berlangsung selamanya
   karena cinta itu hakiki

Rabu, 17 Agustus 2016

Harapan Seorang Insan

Aku kira semuanya akan indah,
Aku kira cinta ini akan membuat istana baru 
Aku kira dirimu akan membuat ku benar-benar tersenyum kembali
Ternyata semua itu hanya khayalanku, takdir berkehendak lain
seharusnya dari dulu aku menyadari hal itu,
tuhan belum mengijinkan aku untuk bahagia...

Aku selalu mengharapkan ada yang akan menghapus air mata ini,
mengurangi beban hidup ini, mengurangi luka hati ini, 
mengurangi kesedihan dan kesepian ini..
Aku insan yang bisa membuat orang disekitarku bahagia
Aku insan yang sedang berjuang untuk membahagiakan orang yang menyayangiku
Aku insan yang membutuhkan mu, membutuhkan cintamu, membutuhkan kasih sayangmu,
membutuhkan ketulusanmu dan membutuhkan kamu yang bisa mencintaiku 
dengan apa adanya...

Kamu tau apa yang aku rasakan saat ini 
bunga yang tadinya sedang bermekar indah 
kini tlah layu dan jatuh ketanah..
kini tlah menjadi sampah yang tak berguna lagi

Aku sadar aku tlah melukai hatimu lebih dari ini,
aku memang insan yang paling bodoh didunia
aku memang tak pantas untuk mendapatkan maapmu...
aku pun sadar aku bukan insan yang sempurna
 tapi aku mohon beri aku kesempatan untuk bisa menebus semua kesalahanku
dengan caraku sendiri...

Coba kamu lihat hatiku, hati yang benar-benar mencintaimu dengan sungguh
bila memang kau tak mencintaiku jangan memberi harapan itu,
aku yang begitu amat sangat berharap memilikimu 
kini harapan itu tlah hancur...

Andai

Tak tau apa yang aku rasa sekarang :(
mungkin terlalu besar luka yang ku beri sehingga kau melakukan hal ini 
buta hatiku, oleh keindahan mu 
hanya ada dirimu didalam hatiku didalam hidupku
andaikan kau tau ku sangat mencintaimu
namun kau tak pernah merasa seperti yang kurasakan kepadamu..
selama ini aku salah mengartikan maksud dibalik hatimu
selama ini aku anggap engkau benar-benar cinta kepadaku
dan akhirnya ku tau kau tak mencintaiku..
Aku sadar mungkin ini semua sudah suratan takdir untukku
kisah ku tak seindah mimpi-mimpiku
andai waktu bisa ku ulang kembali mungkin aku tak pernah merasakan rasa yang membuatku kembali terjatuh...

Selasa, 05 Januari 2016

Quotes About Perpisahan

“Jarak itu sebenarnya tak pernah ada. Pertemuan dan perpisahan dilahirkan oleh perasaan”

“Farewell. Pada akhirnya yang bertemu akan berpisah. Yang ada akan tiada. Yang datang akan pergi. Yang lewat akan berlalu. Entah bergegas entah mengulur waktu perginya. Tapi pasti …. Pasti!” 

“Tuhan pasti bertanggung jawab: menciptakan perpisahan, berarti siap menanggung resiko menerima rentetan doa-doa tentang pertemuan yang antri untuk dikabulkan”

“Jika memang kita tidak ditakdirkan bersama. Mengapa Tuhan mengizinkan kita untuk dipertemukan?”

“Jejak ini mengendap sudah.
Tersapu habis buih.
Terpecah karang,
demikian tangis ini.
Peluk aku sebisamu.
Layaknya pasir pantai membenamkan mata kakiku.
Selagi kaki ini masih menjejak.
Selagi jantung masih berdetak.
Selagi bisa kita menderak jarak.
Menjadikannya serupa bisik serak.
Koyaklah waktu!
Jadikan ini milikmu!
Rengkuh…
Seharusnya ini milikmu.
Seandainya kamu tahu!
Bodohnya kamu…” 


“Kering sudah muara sungaiku. Menamparmu yang menari, bernyanyi, dan berjalan memunggungiku. Musnah aral dalam pelarian. Kau rampas sukmaku.” 

“Jejak ini mengendap sudah.
Tersapu habis buih.
Terpecah karang,
demikian tangis ini.
Peluk aku sebisamu.
Layaknya pasir pantai membenamkan mata kakiku.
Selagi kaki ini masih menjejak.
Selagi jantung masih berdetak.”


Ayuus Fairuz

Quotes About Peluk

“Rasakan semua, demikian pinta sang hati. Amarah atau asmara, kasih atau pedih, segalanya indah jika memang tepat pada waktunya. Dan inilah hatiku, pada dini hari yang hening. Bening. Apa adanya.”

“Barangkali itulah mengapa kematian ada, aku menduga. Mengapa kita mengenal konsep berpisah dan bersua. Terkadang kita memang harus berpisah dengan diri kita sendiri; dengan proyeksi. Diri yang telah menjelma menjadi manusia yang kita cinta.”

“Seharusnya ada perayaan hari ini, bukan peluk sesaat untuk selamanya.”

“Jejak ini mengendap sudah.
Tersapu habis buih.
Terpecah karang,
demikian tangis ini.
Peluk aku sebisamu.
Layaknya pasir pantai membenamkan mata kakiku.
Selagi kaki ini masih menjejak.
Selagi jantung masih berdetak.
Selagi bisa kita menderak jarak.
Menjadikannya serupa bisik serak.
Koyaklah waktu!
Jadikan ini milikmu!
Rengkuh…
Seharusnya ini milikmu.
Seandainya kamu tahu!
Bodohnya kamu…” 

“Jejak ini mengendap sudah.
Tersapu habis buih.
Terpecah karang,
demikian tangis ini.
Peluk aku sebisamu.
Layaknya pasir pantai membenamkan mata kakiku.
Selagi kaki ini masih menjejak.
Selagi jantung masih berdetak.” 

Ayuus Fairuz

Quotes About Patah Hati

“Rasakan semua, demikian pinta sang hati. Amarah atau asmara, kasih atau pedih, segalanya indah jika memang tepat pada waktunya. Dan inilah hatiku, pada dini hari yang hening. Bening. Apa adanya.” 

“Kadang aku merasa sudah dekat dengan kegilaan.
Kamu tahu apa yang paling menyakitkan saat perasaanmu begitu terikat kepada seseorang?

Bukan karena kamu tidak bisa menyatu dengan dia maka kamu akan merasa hidupmu begitu nestapa. Sesuatu yang lebih meluluhlantakkan hatimu adalah ketika seseorang -yang menyandera kemampuanmu untuk memiliki itu- tak melibatkan lagi namamu dalam hidupnya, tidak mengingat tanggal lahirmu, tidak mengucapkan apapun ketika datang tahun baru, bahkan tidak mengirimkan pesan basa-basi pada hari perayaan agamamu.

Kamu tidak terlibat sama sekali dalam hidupnya. Bahkan sekadar untuk diingat.” 

“Yang membuatmu patah hati sebenarnya bukan cinta,melainkan besarnya harapan 
yang kau pertaruhkan untuknya.” 

“terkadang cinta itu bodoh,saat kita tau bahwa seorang yang kita cintai tak bisa mencintai kita tapi kita masih saja berharap adanya keajaiban.” 

“salah satu hal yang menyakitkan tetang patah hati adalah dia tak pernah berteriak hingga tak ada yang mendengarnya kecuali diri sendiri.” 

“Buat apa merisikokan patah hati untuk orang yang nggak benar-benar bisa membuatmu jatuh hati?” 

“rindu adalah mahkota kebesaran yg kukenakan, berharap kamu dapat mengenaliku dari kejauhan.
padamu, apa yg kusebut sebagai cinta tak lebih tegar dari setetes embun yg berhastrat meretaki bebatuan, tak lebih khusyuk dari do'a-do'a yg kuisyaratkan dalam munajat-munajat hening pengharapan” 

“Kering sudah muara sungaiku. Menamparmu yang menari, bernyanyi, dan berjalan memunggungiku. Musnah aral dalam pelarian. Kau rampas sukmaku.” 

“pada kilatan pisau yang kau asah
berbayang urat leherku
pada beling-beling kaca yang kau pecah
bercermin sayatan-sayatan hatiku
dan luka di jantungku, 
sayang

pada kilatan pisau
dan pecahan-pecahan kaca
kau bermain didalamnya
menyulang percikan-percikan darahku” 

“Kau tak tahu betapa sedihnya hati yang menanti. Kini, selamanya kau menjadi punggungku. Mewarnai hidup yang pernah kosong walaupun sementara. Memupuki hati yang dirundung sepi walaupun sementara. Serta menyiksa cinta yang hampir beku walaupun sementara.” 

“hari ini aku adalah bahagian terburuk dari mimpi
namun hidup harus tetap menyala, meski perih kusirami dengan air mata sendiri” 

“Aku tahu sekarang, apa yang terparah dari patah hati. Aku tidak mati. Walau sakitnya membuat semua tulangku lantak, walau sakitnya membuat semua luka menganga, tapi aku terus hidup. Aku akan terus hidup dengan semua sakit di dada.” 

“Tidak perlu membesar-besarkan sesuatu, yang pada dasarnya memang tidak besar . Kamu berlebihan” 

Ayuus Fairuzz

Cinta

Kalau pernah kamu bertemu dulu, apa yang 
kau inginkan nanti? 
Sepi. kalau nanti kau 
dapatkan cinta, bagaimana kau tempatkan 
waktu? 
Sendiri. bila hari tak lagi berani
munculkan diri, dan kau tinggal untuk
menanti?
Cari. andai bumi sembunyi saat
kau berlari?
Mimpi. lalu malam menyer-
gapmu dalam pandang tiada tepi?
Hati.
baik...aku tak lagi memberimu mungkin?
kecuali. baik..baik, aku hanya akan menya-
pamu tanpa kecuali?
Mungkin. dan jika
tetap seperti itu, embun takkan jatuh dari
kalbumu?
Sampai. akankah kau patahkan
tubuhmu hingga musim tiada berganti?
Mari. lalu kau tumbuhkan bunga tanpa
kelopak tanpa daun berhelai-helai?
Kemari.
juga kau benamkan yang lain dalam jurang
di matamu?
Aku. katakan bahwa kau mene-
rimamu seperti aku memberimu?...
kau? ya. kau?...aku.